8 Ciri-ciri Kambing yang Sehat untuk Disembelih

Ciri-ciri Kambing yang Sehat untuk Disembelih

Kambing yang sehat

Ciri-ciri Kambing yang Sehat untuk Disembelih. Ternak kambing sudah sangat tidak asing di telinga masyarakat di indonesia.ada yang ternak kambing dengan tujuan untuk  dikonsumsi secara pribadi ada juga untuk dijual beli.bagi sebagian penduduk di indonesia ,Kambing merupakan sumber protein hewani yang muda untuk didapatkan.Sebelum teman teman untuk mengambil keputusan untuk membeli atau memelihara kambing,   Pastikan teman-teman tahu ciri-ciri kambing yang sehat untuk dipelihara ataupun disembelih. 

Artikel ini akan membahas tentang hal tersebut !! simak sampai habis yah 🙂

Ciri-ciri kambing yang sehat untuk dipelihara dan disembelih tentunya sangat penting untuk diperhatikan oleh para peternak dan kepada konsumen kambing.kualitas kambing sangat tergantung pada kondisi kesehatan dan kondisi kambing sebelum disembelih.

Berikut beberapa ciri ciri kondisi kambing yang sehat untuk disembelih :

1. Kondisi fisik yang baik

Kondisi fisik kambing yang sehat menjadi tolak ukur awal untuk menilai kualitas daging yang dihasilkan.perhatikan kondisi fisik kambing yang akan disembelih pastikan memiliki tubuh yang seimbang,tidak terlalu gemuk ataupun kurus,serta tidak terlalu memiliki banyak lemak di sekitaran perut.selain itu perhatikan juga bulu pada kambing,pastikan kambing memiliki bulu yang bersih dan halus,dan tidak ada tanda tanda luka atau cedera pada kulit.

2. Nafsu makan yang baik

Kambing yang sehat normalnya memiliki nafsu makan yang bagus.sebelum membeli kambing pastikan kambing tersebut sudah makan dan minum yang cukup,dan masih memiliki nafsu makan yang normal.jika kambing enggan makan atau makannya berlebihan, ini bisa jadi pertanda bahwa kambing tersebut tidak sehat

3. Suara napas yang normal

Pastikan kambing memiliki suara nafas yang normal dan tidak ada suara yang aneh dari kambing tersebut seperti batuk dan sesak nafas.Suara nafas kambing yang normal menandakan bahwa kambing tersebut sehat dan tidak memiliki masalah dengan sistem pernafasan

4. Tidak ada gejala penyakit

Kambing yang sehat tidak memiliki gejala penyakit seperti diare, demam, muntah-muntah ataupun kejang kejang.Jika kambing menunjukkan gejala tersebut,sebaiknya jangan dibeli ataupun disembelih kerana dagingnya kurang aman untuk dikonsumsi

Beberapa penyakit yang paling umum yang sering terjadi pada kambing yang sakit seperti:

A.Brucellosis

Brucellosis adalah penyakit yang berasal dari bakteri brucella spp yang dapat tersebar dari hewan ke manusia melalui kontak dengan daging atau susu yang terkontaminasi.Tanda-tanda pada manusia jika terkena penyakit brucellosis adalah terjadinya demam,pusing kepala,sakit di bagian sandi, dan merasa lelah yang berkepanjangan.Jika tidak segera diobati bisa menyebabkan komplikasi yang serius, seperti radang sendi,kerusakan jantung atau organ lainnya,

B.Kudis

Kudis atau scabies  adalah penyakit infeksi kulit yang disebabkan oleh kutu yang hidup di bawah kulit manusia.Kudis dapat ditularkan melalui kontak manusia dengan hewan yang terinfeksi atau melalui konsumsi daging yang terkontaminasi.gejala kudis pada manusia adalah gatal-gatal,ruam merah dan bekas luka di kulit

C.Campylobacteriosis

Campylobacteriosis adalah infeksi bakteri yang dapat terjadi karena bakteri Campylobacter spp. yang dapat ditularkan melalui konsumsi daging atau produk susu yang sudah terkontaminasi.Gejala campylobacteriosis yang terjadi pada manusia meliputi diare,mual,dan demam.

5. Usia yang tepat

Usia kambing juga merupakan penentu kualitas daging yang dihasilkan.kambing yang memiliki usia yang terlalu muda ataupun terlalu tua dapat menghasilkan daging yang kurang berkualitas.  Usia ideal untuk kambing yang disembelih adalah 6 – 12 bulan.

6. Tidak diberi obat-obatan terlarang

Pastikan juga kambing tidak diberi obat-obatan yang terlarang seperti steroid atau antibiotik.Karena obat-obatan tersebut dapat merusak kesehatan pada kambing dan menghasilkan kualitas kambing yang tidak aman untuk dikonsumsi.Pemberian obat-obatan yang tidak tepat pada binatang ternak seperti kambing dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia. Umumnya pemberian obat pada kambing dilakukan untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti diare, demam, cacingan dan lain-lain.

Beberapa bahaya yang dapat terjadi jika memberikan obat-obatan pada kambing yang akan disembelih antara lain:

a. Residu Obat pada Daging Kambing

Pemberian obat-obatan pada kambing dapat menyebabkan residu obat yang masih menempel pada daging kambing setelah disembelih. Jika residu obat tersebut di konsumsi bagi manusia, maka dapat menyebabkan berbagai macam efek samping yang akan terjadi seperti keracunan alergi dan beberapa kemungkinan lainnya

b. Resistensi Obat pada Manusia

Pemberian obat-obatan pada kambing yang tidak wajar dapat menyebabkan resistensi obat pada manusia.Hal ini terjadi karena obat-obatan yang diberikan pada kambing dapat menyebar ke lingkungan dan dapat terkontaminasi dengan air dan tanah

 c. Menurunkan Kualitas Daging Kambing

Pemberian obat-obatan pada kambing yang tidak wajar dapat menurunkan kualitas kambing yang dihasilkan.Hal ini terjadi karena adanya residu obat yang menempel pada daging kambing dapat membuat daging menjadi tidak sehat dan tidak aman untuk dikonsumsi

7. Pengemasan yang baik

Setelah kambing disembelih,pastikan juga kambing dikemas dengan baik untuk mencegah kerusakan dan terkontaminasi dengan bakteri. Pastikan Bahwa daging kambing disimpan dalam ruangan dan suhu yang tepat dalam wadah yang bersih dan aman

8. Sertifikat kesehatan

Pastikan bahwa kambing yang Anda beli atau disembelih memiliki sertifikat kesehatan yang dikeluarkan oleh dokter.Sertifikat Kesehatan pada kambing merupakan dokumen yang dikeluarkan oleh dokter hewan yang menjadi indikator kambing telah diperiksa oleh dokter hewan dan menyatakan bahwa kambing itu sehat.Sertifikat ini sangat penting untuk memastikan kesehatan dan keamanan daging yang akan dikonsumsi oleh manusia.

Pemeriksaan kesehatan pada kambing biasanya dilakukan sebelum kambing di jual atau diolah menjadi daging.Dokter hewan akan memeriksa kesehatan kambing secara menyeluruh, termasuk pemeriksaan fisik,pemeriksaan feses dan pemeriksaan darah.Jika lolos pengecekan maka dinyatakan sehat,maka dokter hewan akan mengeluarkan sertifikat kesehatan pada kambing.

Sertifikat kesehatan pada kambing harus disimpan dan dijaga dengan baik oleh pemilik kambing atau pedagang daging.Sertifikat ini harus dapat dipajang agar para konsumen yang membeli tahu dan dapat memastikan bahwa daging kambing yang diperiksa oleh dokter hewan dinyatakan sehat

Dalam beberapa kasus,Sertifikat sehat pada kambing juga bisa diminta oleh pihak otoritas seperti instansi dari pemerintah atau lembaga pengawas keamanan pangan.Sertifikat ini juga diperlukan sebagai bukti bahwa daging kambing yang disembelih aman untuk dikonsumsi.

Penting bagi pemilik kambing untuk memastikan bahwa pemeriksaan kesehatan pada kambing telah dilakukan dengan benar dan sertifikat kesehatannya juga telah diterbitkan.Hal ini akan membantu memastikan keamanan dan kualitas daging kambing yang siap untuk diedarkan dan dipasarkan serta akan memberi kepercayaan yang tinggi pada calon konsumen bahwa daging kambing tersebut aman untuk dikonsumsi dan telah lulus pengecekan

itulah tadi beberapa ciri-ciri kambing yang sehat dan siap untuk disembelih yang dapat penulis sampaikan

Apabila anda ingin memesan Aqiqah dengan kualitas kambing yang sehat anda bisa Memesan di AMM Aqiqah. Atau bisa menghubungi melalui WA : 081392472228